Pengertian Six Sigma dan Total
Quality Management(TQM) Beserta Kelebihan dan Kekurangan
Six Sigma
Six
Sigma yaitu suatu cara untuk mengukur kemungkinan perusahaan dapat membuat atau
menghasilkan berbagai produk dengan jumlah cacat nol (zero defects).
Seperti proses bagaimana kita tidak akan membuat barang
cacat tiap produk atau jasa yang diterima pelanggan, semakin sedikit cacat yang
dibuat maka sigma levelnya akan semakin tinggi pula.
Metode
– metode untuk memecahkan masalah dalam Six Sigma disingkat sebagai
DMAIC.Berikut ini adalah penjabaran nya :
-Define yaitu memvalidasi masalah
-Measure yaitu megukur masalah tersebut
-Analyze yaitu mencari sumber atau akar dari masalah
-Improve yaitu menentukan, memprioritaskan dan mengimplementasikan solusi dari tiap masalah yang sudah di validasi
-Control yaitu menjaga agar solusi yang diterapkan berjalan agar masalah tidak muncul kembali
-Measure yaitu megukur masalah tersebut
-Analyze yaitu mencari sumber atau akar dari masalah
-Improve yaitu menentukan, memprioritaskan dan mengimplementasikan solusi dari tiap masalah yang sudah di validasi
-Control yaitu menjaga agar solusi yang diterapkan berjalan agar masalah tidak muncul kembali
Penggunaan
Six Sigma sebagai sistem manajemen akan membantu organisasi dalam memahami dan
mendapatkan solusi yang berdasarkan akar permasalahan.
Namun,
pada kenyataannya penerapannya belum bisa menjamin sebuah organisasi untuk mencapai peningkatan kinerja
yang tinggi.
Untuk
itu, six sigma bisa dipakai juga sebagai praktek sistem manajemen yang fokusnya
pada empat area:
1. Memahami siapa pelanggan dan kebutuhan pelanggannya
2. Menyeleraskan strategi dan proses prose inti dalam memenuhi kebutuhan tersebut
3. Menggunakan analisa data untuk memahami masalah
4. Infrastruktur yang kuat,untuk menjamin jalan nya aktivitas berjalan dengan lancar
Total
Quality Management
Total
Quality Management atau disingkat dengan TQM adalah suatu sistem manajemen kualitas yang fokusnya kepada pelanggan
dengan melibatkan semua level karyawan dalam melakukan peningkatan atau
perbaikan yang secara terus-menerus atau berkesinambungan.
Total
Quality Management atau TQM ini menggunakan strategi, data dan komunikasi yang
efektif ke dalam kegiatan-kegiatan perusahaan. Singkatnya, Total Quality
Management (TQM) adalah pendekatan manajemen untuk mencapai keberhasilan jangka
panjang melibatkan kepuasan pelanggan.
Dalam TQM (Total Quality
Management), semua anggota organisasi
atau karyawan perusahaan harus aktif dalam melakukan peningkatan proses,
produk, layanan dimana mereka bekerja sehingga menghasilkan kualitas yang terbaik
dalam produk dan layanan yang pada akhirnya dapat mencapai tujuan kepuasan
pelanggan.
KELEBIHAN
DAN KEKURANGAN SIX SIGMA
KELEBIHAN SIX SIGMA
1. Six Sigma dapat diterapkan di berbagai
bidang usaha mulai dari rencana strategi sampai operasional hingga pelayanan
pelanggan yang dilakukan secara maksimal
2. Six Sigma sangat berpotensi dalam
bidang jasa atau non manufaktur, misalnya seperti bidang manajemen, keuangan,
pelayanan pelanggan, pemasaran, teknologi informasi dan sebagainya.
3. Dengan Six Sigma dapat lebih untuk memahami sistem dan dapat memonitor
dimana letak kesalahan nya.
4. Six Sigma sifatnya tidak statis. Bila
kebutuhan pelanggan berubah, kinerja sigma juga akan berubah.
Selain itu, Six Sigma
juga memiliki keuntungan dalam :
·
-Pengurangan biaya
·
-Perbaikan produktivitas
·
-Pertumbuhan pangsa pasar
·
-Pengurangan cacat
·
-Pengembangan produk / jasa
KEKURANGAN SIX SIGMA
1. Biaya pelatihan untuk memberi pelatihan kepada sejumlah orang atau beberapa orang membutuhkan biaya yang besar dan hanya perusahaan besar saja yang mampu membiayai program Six Sigma ini.
1. Biaya pelatihan untuk memberi pelatihan kepada sejumlah orang atau beberapa orang membutuhkan biaya yang besar dan hanya perusahaan besar saja yang mampu membiayai program Six Sigma ini.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
TQM (Total Quality Management)
KELEBIHAN TQM
a. TQM tidak mempercayakan semata-mata pada
perintah atasan yang memerintah. Oleh
karena itu, TQM adalah penting
untuk menetapkan kerjasama
di dalam organisasi.
b. Penerapan TQM merupakan suatu konsep yang
menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Sehingga keinginan dan kebutuhan
masyarakat dapat terpenuhi.
c. Penerapan TQM
merupakan konsep yang mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah untuk
membangun bersama mutu pendidikan untuk lebih maju dan berkembang.
KELEMAHAN TQM
a. Kualitas sering hanya
dijadikan motivasi agar lebih maju, tetapi kenyataannya strategi usaha dan
kinerja kurang.
b. Pada banyak
organisasi, apabila pemimpin meninggalkan perusahaannya, kualitas kemudian
diabaikan.
c. Perusahaan membuat
kualitas tidak jelas dengan menetapkan
tujuan tanpa memilki cara untuk memonitor kemajuan pencapaian tujuan tersebut.
d. Banyak perusahaan yang
membuat kualitas lebih kabur atau tidak jelas dengan menetapkan dalam tujuan
yang berdampak positif tanpa memilki cara untuk memonitor kemajuan pencapaian
tujuan tersebut.
e.TQM merupakan aktivitas
yang bersifat hanya di dalam departemen di banyak perusahaan. Masing-masing
departemen mempunyai kebijakannya sendiri, sehingga tidak mencakup keseluruhan
organisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar