
System Development Life Cycle (SDLC) adalah tahap untuk
melakukan analisa dan membangun suatu rancangan sistem dengan menggunakan suatu
siklus yang lebih spesifik terhadap kegiatan pengguna. System Development Life
Cycle (SDLC) juga merupakan pusat pengembangan sistem informasi yang lebih efisien.
SDLC terdiri dari 4 tahapan yaitu, perencanaan dan
seleksi, analisis, desain, implementasi dan operasional (Valacich, George,
& Hoffer, 2012). Selain itu, System Development Life Cycle (SDLC) adalah
sebuah proses memahami bagaimana Sistem Informasi dapat mendukung kebutuhan
bisnis, merancang system, membangun sistem, dan memberikannya kepada pengguna
(Dennis, Wixom, & Tegarden, 2005).
Berdasarkan pada penjelasan diatas maka SDLC dapat
disimpulkan sebagai sebuah siklus yang membangun suatu sistem itu sendiri dan
memberikannya kepada pengguna melalui tahapan perencanaan, analisa, perancangan
dan implementasi dengan cara memahami dan menyeleksi keadaan dan proses yang
dilakukan pengguna untuk dapat mendukung seluruh kebutuhan para pengguna.
Untuk menggunakan SDLC maka dibutuhkan sumber dari
data awal tersebut dari pengguna yang dijadikan acuan yang nantinya dimasukkan
kedalam perencanaan, analisa, perancangan dan implementasi. Penggunaan dari acuan
ini agar sistem yang dibangun dapat menjembatani kebutuhan pengguna dari
permasalahan yang dihadapinya.
Berikut
ini adalah penjelasan proses tahapan SDLC, yaitu :
1. Perencanaan
Fase
perencanaan adalah sebuah proses dasar untuk memahami mengapa sebuah sistem itu
harus dibangun, dan pada fase ini memang diperlukan analisa kelayakan dengan
mencari data atau melakukan proses information gathering kepada para pengguna.
Sebagai
contoh: proses dalam feasibility dan wawancara , observasi dan Quesener. Misal
Jika pada tahap Feasibility hasilnya baik maka langsung ketahap investigasi dan
diberi form kepada client untuk mencatat kebutuhan client. Dalam sistem
investigasi, dapat berupa wawancara, kuosiener atau observation. Hal pertama
yang akan dilakukan pada tahap ini adalah
memberikan form ke user yang digunakan untuk mengetahui permintaan user.
2. Analisa
Fase analisa
adalah sebuah proses investigasi terhadap sistem yang sedang berjalan itu sendiri
dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban mengenai pengguna sistem, cara kerjanya
yaitu sistem dan waktu penggunaan sistem. Berdasarkan proses analisa ini akan
didapatkan cara untuk membangun sistem baru.
3. Rancangan
Fase
perancangan merupakan proses penentuan cara kerja sistem dalam hal
architechture design, interface design, database dan spesifikasi file, dan
program design. Hasil dari proses perancangan ini akan didapatkan spesifikasi
sistem.
4. Implementasi
Fase
implementasi adalah proses pembangunan dan pengujian sistem, instalasi sistem,
dan rencana dukungan sistem.
Contohnya:
konstruksi, instalasi, pengujian dan pengiriman sistem ke dalam produksi
(artinya operasi sehari-hari). Implementasi sistem ini mengontruksi sistem
informasi yang baru dan menempatkannya ke dalam operasi, dan selanjutnya
dilaksanakan tahap pengujian.
SUMBER :
http://lukluulmarjan.blogspot.co.id/2013/04/sdlc-system-development-life-cycle.html
http://glhmlyn.blogspot.co.id/2014/09/apa-itu-sdlc_25.html
SUMBER :
http://lukluulmarjan.blogspot.co.id/2013/04/sdlc-system-development-life-cycle.html
http://glhmlyn.blogspot.co.id/2014/09/apa-itu-sdlc_25.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar